JAKARTAVIBES.COM, JAKARTA – Ratusan wisudawan program sarjana dan magister Swiss German University (SGU) resmi diwisuda dalam seremoni Graduation Ceremony 2026 di Pullman Central Park Hotel, Jakarta, Senin, 21 September 2026. Mengangkat tajuk “Shaping the Future, Impacting Globally,” acara ini menjadi tonggak pelepasan para lulusan untuk melanjutkan kiprah di ranah profesional dan masyarakat luas.
Penyelenggaraan wisuda tersebut mencerminkan komitmen perguruan tinggi dalam menempa lulusan yang unggul secara akademik, adaptif menghadapi perubahan, cermat mengambil keputusan, serta siap bersaing di tataran global. Seluruh kompetensi ini dikembangkan melalui tiga fakultas utama, yakni Faculty of Engineering and Information Technology, Faculty of Business and Communication, serta Faculty of Life Sciences and Technology, dengan pendekatan kurikulum internasional yang selaras kebutuhan industri.
Rektor SGU, Assoc. Prof. Dr. Dipl.-Ing. Samuel P. Kusumocahyo, menegaskan bahwa momen kelulusan bukanlah garis akhir, melainkan titik mula untuk menghadirkan perubahan berbekal ilmu dan pengalaman selama studi. Menurutnya, masa depan dapat dibentuk secara mandiri melalui ide, keputusan, dan aksi nyata, sehingga para lulusan diharapkan terus memelihara semangat belajar, beradaptasi, dan memberi sumbangsih positif di tingkat dunia.
Dalam perhelatan tersebut, predikat The Best Graduate berstatus summa cum laude diraih oleh Lidya Aurelcia dari program studi jenjang S-1 Information Technology angkatan 2022 dengan IPK 3,98, serta Mulyadi dari jenjang S-2 Mechanical Engineering angkatan 2024 dengan raihan IPK sempurna 4,00.
Di samping prestasi akademik, SGU menganugerahkan EY Kanter Award for Distinguished Achievement yang terinspirasi dari sosok Mayor Jenderal Empi Yohan Kanter. Tiga wisudawan terpilih atas integritas, karakter, serta keaktifan mereka di dalam maupun di luar kampus, yakni Wilbert Dietriech Sutardja (Information Technology), Samuel Bhekti Rosena (Chemical Engineering), dan Alya Putri Muhammad (Global Strategic Communications).
Penghargaan turut disematkan kepada jajaran tenaga pendidik atas dedikasi riset dan pengabdian masyarakat di tingkat nasional hingga internasional. Mereka adalah Assoc. Prof. Maria Dewi P.T. Gunawan Puteri, M.Sc., Ph.D. (Food Technology) yang direkomendasikan LLDIKTI Wilayah IV untuk 2026 Best Young Scientist Award in STEM serta meraih hibah riset Kemdiktisaintek dan LPDP 2026; Assoc. Prof. Dr. Hery Sutanto, S.Si., M.Si. (Chemical Engineering) yang juga dinominasikan dalam ajang yang sama; serta Dr. (cand) Aulia Arif Iskandar, S.T., M.T. (Biomedical Engineering) penerima Ristek Kalbe Science Award 2025.
Apresiasi serupa diterima oleh Dr. Della Rahmawati, S.Si., M.Si., Ph.D. (Food Technology) yang terpilih dalam jajaran Asian Scientist 100 2026; Dr. Ir. Charles Lim, B.Sc., M.Sc. (Master of Information Technology) atas raihan EC-Council Academia Instructor of the Year Award 2025; Dr. Yunita Umniyati, S.Si., M.Sc. (Mechatronics) penerima dana hibah PP-PTS Kemdiktisaintek 2026; Assoc. Prof. Dr. Nila Krisnawati Hidayat, S.E., M.M. (Management) penerima hibah pengabdian Kemdiktisaintek 2025; serta Tabligh Permana, S.Si. (Food Technology) yang menerima hibah DAAD 2026 untuk program dosen tamu kerja sama Indonesia-Jerman.
Pesan reflektif juga disampaikan oleh Chairman of the Board of Patronage SGU, Chris Kanter. Ia mengingatkan bahwa perayaan kelulusan adalah batu pijakan, sementara keberhasilan sejati akan dinilai dari keberanian mengambil keputusan, mutu karya yang diciptakan, serta tanggung jawab sosial yang diemban oleh para lulusan ke depan.
SGU yang berdiri sejak tahun 2000 atas kolaborasi empat negara—Indonesia, Jerman, Swiss, dan Austria—kini beroperasi di kawasan Alam Sutera, Tangerang, Banten. Melalui perhelatan wisuda ini, institusi berharap seluruh lulusan dapat terus mengembangkan kapasitas diri sekaligus menyalurkan dampak keilmuan secara luas di berbagai sektor.








