JakartaVibes.com, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengapresiasi kolaborasi antara BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dan PT Malahayati Nusantara Raya dalam Program Bedah Rumah di kawasan bekas kebakaran Jalan Bangka III, Pela Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (21/7).
Menurutnya, sinergi tersebut menjadi contoh nyata kolaborasi pemerintah, lembaga filantropi, dan sektor swasta dalam mempercepat pemulihan permukiman warga terdampak bencana.
Program Bedah Kawasan di Pela Mampang merehabilitasi 16 rumah milik 22 kepala keluarga (KK) atau 67 jiwa yang terdampak kebakaran. Pelaksanaan program didukung pendanaan bersama antara BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dan PT Malahayati Nusantara Raya.
“Program Bedah Kawasan di Pela Mampang merupakan wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga terdampak kebakaran. Sebanyak 16 rumah milik 22 kepala keluarga atau 67 jiwa direhabilitasi melalui sinergi antara BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dan PT Malahayati Nusantara Raya,” ujar Gubernur Pramono.
Ia menjelaskan, total anggaran program mencapai Rp960,3 juta, yang terdiri atas kontribusi PT Malahayati Nusantara Raya sebesar Rp600 juta dan BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta sebesar Rp360,3 juta.
Baca Juga : Pemprov DKI Tegaskan Larangan Kendaraan Dinas Dipakai Mudik, Pelanggar Terancam Sanksi
Menurutnya, kolaborasi tersebut mencerminkan semangat gotong royong antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam penanganan pascabencana.
Gubernur Pramono juga mengungkapkan bahwa Program Bedah Rumah BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta telah merenovasi 3.509 unit rumah sepanjang periode 2019–2025, termasuk 445 unit rumah pada 2025. Sementara itu, pada 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan renovasi 633 unit rumah melalui dukungan berbagai pihak, mulai dari BUMD, BUMN, hingga sektor swasta.
“Tadi kita semua sudah melihat hasilnya. Menurut saya, kualitas pembangunannya sangat baik. Sebagai pimpinan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja sama yang sangat baik ini,” tuturnya.
Program tersebut tidak hanya memperbaiki kondisi rumah warga, tetapi juga mendorong penataan lingkungan agar lebih aman, sehat, dan layak huni. Pemprov DKI Jakarta berharap kolaborasi serupa terus diperluas untuk mempercepat pemulihan kawasan terdampak bencana di berbagai wilayah Jakarta.
Salah seorang penerima manfaat, Prima (54), mengaku bersyukur atas bantuan renovasi rumah yang diterimanya. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemprov DKI Jakarta, BAZNAS (BAZIS), dan seluruh pihak yang telah membantu memulihkan lingkungan tempat tinggalnya.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang telah memberikan bantuan bedah rumah kepada kami. Hasilnya sangat bagus. Rumah kami kini bersih dan, insya Allah, menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi keluarga,” ungkap Prima.
Baca Juga : Pramono Anung Resmikan Transjabodetabek Blok M–Bandara Soekarno-Hatta, Tarif Awal Rp3.500
Menurutnya, perubahan tidak hanya terlihat pada kondisi rumah, tetapi juga pada kualitas lingkungan permukiman yang kini lebih tertata. Jalan lingkungan telah diperbaiki, saluran air ditata lebih baik, dan pencahayaan kawasan menjadi lebih optimal sehingga menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman.
“Perubahannya sangat terasa. Dulu jalan di lingkungan kami belum beraspal, masih berupa ubin yang tidak rata sehingga sering berdebu. Saluran air juga kini telah ditata dengan rapi. Selain itu, pencahayaan lingkungan menjadi jauh lebih baik. Sekarang rumah kami mendapat cahaya matahari yang cukup sehingga terasa lebih sehat dan nyaman,” tutupnya.









