JakartaVibes.com, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) terus menyiagakan pompa dalam menghadapi potensi banjir di tengah kondisi cuaca ekstrem.
Sejumlah upaya dilakukan, mulai dari optimalisasi infrastruktur pengendali banjir, penyiagaan pompa, penerapan sistem polder, hingga pemeliharaan badan air agar tetap berfungsi secara optimal.
Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, menegaskan seluruh jajaran telah berada dalam kondisi siaga penuh menghadapi potensi hujan dengan intensitas tinggi.
“Kami memastikan seluruh perangkat pengendalian banjir dapat berfungsi optimal, baik sebelum, saat, maupun setelah terjadi hujan intensitas tinggi. Mitigasi banjir adalah kerja kolaboratif yang membutuhkan kecepatan, ketepatan, dan kesiapan infrastruktur,” ujar Ika, Kamis (26/3/2026).
Baca Juga : Pemprov DKI Ajak Warga Jaga Kebersihan Taman Bendera Pusaka, Fasilitas Ditambah
Ratusan Pompa Disiagakan
Dalam upaya pengendalian banjir, Dinas SDA menyiagakan berbagai sarana dan prasarana, termasuk pompa stasioner, pompa mobile, serta pintu air.
Berdasarkan data hingga 13 Maret 2026, terdapat 668 unit pompa stasioner yang tersebar di 243 lokasi di seluruh wilayah DKI Jakarta.
Selain itu, tersedia 537 unit pompa mobile yang didistribusikan di lima wilayah kota administrasi. Pompa mobile ini difungsikan untuk menjangkau titik genangan yang tidak dapat dilayani oleh pompa stasioner.
Untuk meningkatkan kapasitas saluran air, Dinas SDA juga mempercepat kegiatan pengerukan di berbagai badan air, seperti sungai, kali, waduk, situ, dan embung.
Hingga 13 Maret 2026, volume pengerukan di lima wilayah kota administrasi telah mencapai 123.393 meter kubik.
Kegiatan ini telah dimulai sejak 2 Januari 2026 dan akan terus diperluas guna meningkatkan daya tampung air serta mengurangi potensi genangan.
Sepanjang tahun 2025, total volume pengerukan tercatat mencapai 919.173 meter kubik. Dalam pelaksanaannya, Dinas SDA mengerahkan 260 unit excavator dan 465 unit dump truck.
Baca Juga : Program “Mudik ke Jakarta” Dongkrak Wisata dan Transportasi Publik saat Lebaran 1447 H
Pasukan Biru Disiagakan
Selain infrastruktur, Dinas SDA juga menyiagakan Satuan Tugas (Satgas) SDA atau yang dikenal sebagai Pasukan Biru.
Pasukan ini bertugas mendukung operasional pompa serta memastikan genangan dapat ditangani secara cepat dan efektif saat terjadi banjir.
Mereka juga secara rutin melakukan pemantauan lapangan guna menjaga kondisi sistem pengendalian banjir tetap terkendali.
Baca Juga : Pemprov DKI Tegaskan Larangan Kendaraan Dinas Dipakai Mudik, Pelanggar Terancam Sanksi
Masyarakat Diimbau Waspada
Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Dalam kondisi darurat, warga dapat memanfaatkan aplikasi Jakarta Kini (JAKI) atau menghubungi layanan darurat 112 untuk mendapatkan bantuan.
Dengan kesiapsiagaan infrastruktur dan dukungan masyarakat, diharapkan potensi banjir di Jakarta dapat diminimalkan secara optimal.








