Kim Jong Un Ajak Putrinya Kim Ju Ae Saksikan Uji Coba Roket Korea Utara

Foto: Kim Ju Ae bersama ayahnya yang merupakan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. (EPA-EFE/KCNA)

JakartaVibes.com, Jakarta – Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un kembali mengajak putrinya, Kim Ju Ae, menghadiri uji coba sistem peluncur roket ganda militer Korea Utara.

Uji coba tersebut disebut sebagai respons terhadap latihan militer gabungan antara Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan.

Dilansir dari Associated Press, Minggu (15/3/2026), media pemerintah Korea Utara, Korean Central News Agency (KCNA), melaporkan bahwa latihan militer gabungan AS – Korea Selatan dianggap oleh Pyongyang sebagai simulasi invasi terhadap Korea Utara.

Dalam laporan disebutkan, Kim Jong Un menyaksikan langsung latihan serangan militer yang melibatkan dua belas peluncur roket ultra-presisi kaliber 600 milimeter di lepas pantai timur Korea Utara pada Sabtu (14/3/2026).

Korea Selatan Deteksi Peluncuran Rudal

Militer Korea Selatan melaporkan telah mendeteksi sekitar 10 rudal balistik yang ditembakkan dari wilayah ibu kota Korea Utara menuju perairan laut timur.

Dewan Keamanan Nasional Korea Selatan menilai peluncuran tersebut sebagai tindakan provokatif yang melanggar resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Resolusi tersebut melarang Korea Utara melakukan aktivitas yang berkaitan dengan pengembangan maupun peluncuran rudal balistik.

Kim Jong Un Singgung Kekuatan Nuklir Taktis

Dalam laporan KCNA, Kim Jong Un disebut menyampaikan bahwa latihan militer tersebut dimaksudkan untuk menunjukkan kemampuan serangan Korea Utara kepada pihak yang dianggap sebagai musuh.

Baca Juga: Benjamin Netanyahu Diancam Dibunuh IRGC Bila Masih Hidup

Ia menyebut sistem peluncur roket tersebut mampu menjangkau target hingga jarak sekitar 420 kilometer.

Menurut KCNA, Kim mengatakan latihan itu akan membuat pihak musuh merasa “tidak nyaman” sekaligus memberikan “pemahaman mendalam tentang kekuatan penghancur senjata nuklir taktis”.

Pernyataan tersebut diduga merujuk pada Korea Selatan serta pasukan militer Amerika Serikat yang ditempatkan di wilayah tersebut.

Kim Ju Ae Kembali Muncul dalam Acara Militer

Foto-foto yang dirilis KCNA memperlihatkan Kim Jong Un bersama putrinya, Kim Ju Ae, yang diperkirakan berusia sekitar 13 tahun.

Keduanya tampak berjalan di dekat kendaraan peluncur roket berwarna hijau dan menyaksikan langsung peluncuran senjata tersebut.

Kim Ju Ae dalam beberapa tahun terakhir kerap terlihat mendampingi ayahnya dalam berbagai kegiatan militer penting, termasuk uji coba rudal serta parade militer sejak akhir 2022.

Kehadirannya dalam berbagai acara strategis negara memicu spekulasi bahwa ia tengah dipersiapkan sebagai calon penerus kepemimpinan Korea Utara.

Sistem Roket Berpotensi Bawa Hulu Ledak Nuklir

Sejumlah analis militer menilai sistem peluncur roket besar milik Korea Utara memiliki kemampuan yang berada di antara artileri berat dan rudal balistik.

Sistem tersebut dinilai memiliki kemampuan dorongan sendiri serta sistem panduan selama peluncuran sehingga mampu mencapai jarak yang lebih jauh dengan akurasi tinggi.

Korea Utara juga mengklaim beberapa sistem peluncur tersebut dapat digunakan untuk membawa hulu ledak nuklir taktis.

Latihan Freedom Shield Picu Reaksi Pyongyang

Latihan militer gabungan AS – Korea Selatan yang dikenal dengan nama Freedom Shield menjadi salah satu pemicu meningkatnya ketegangan di kawasan Semenanjung Korea.

Latihan yang berlangsung hingga 19 Maret tersebut merupakan latihan pos komando berbasis simulasi komputer yang melibatkan koordinasi militer kedua negara.

Korea Utara selama ini kerap merespons latihan tersebut dengan uji coba senjata serta pernyataan keras yang ditujukan kepada Washington dan Seoul. (RAM)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *