JAKARTAVIBES.COM, TANGERANG – Swiss German University (SGU) bekerja sama dengan Sandiaga Nation menggelar Sandiaga Nation Master Class Program di Kampus SGU, Alam Sutera, pada Sabtu (10/10/2026). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai langkah nyata untuk memperkuat kompetensi kewirausahaan melalui pendidikan bisnis internasional dan kolaborasi industri.
Acara tersebut juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara SGU dan Sandiaga Nation. Langkah strategis ini menjadi landasan penting dalam pengembangan kerja sama di bidang pendidikan, kewirausahaan, serta peningkatan kapasitas bisnis.
Program ini dirancang khusus untuk membantu para pelaku usaha menyusun strategi bisnis, meningkatkan daya saing, dan mempersiapkan ekspansi ke pasar internasional. Penguatan tersebut dinilai krusial mengingat kewirausahaan merupakan salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi, inovasi, dan penciptaan lapangan kerja.
Meski demikian, pengembangan bisnis lintas negara masih menghadirkan berbagai tantangan kompleks bagi para wirausaha. Tantangan tersebut mencakup pemahaman strategi pasar internasional, pengelolaan keuangan, pemasaran digital, hingga mitigasi risiko bisnis.
Melalui kolaborasi ini, SGU dan Sandiaga Nation mendorong pengembangan kapasitas wirausaha lewat pembelajaran yang menghubungkan teori akademik dengan kebutuhan nyata dunia usaha. Program ini ditujukan bagi wirausaha muda, pendiri perusahaan rintisan (startup), pemilik UMKM, penerus bisnis keluarga, serta pelaku usaha digital dan industri kreatif.
Selain memperkuat kompetensi bisnis, program ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk memperluas jejaring antara pelaku usaha, akademisi, dan praktisi industri. Dalam keterangan terpisah, Rektor SGU, Assoc. Prof. Dr. Dipl.-Ing. Samuel P. Kusumocahyo, menekankan pentingnya perspektif internasional bagi para wirausaha.
“Pendidikan bisnis perlu membekali wirausaha tidak hanya dengan pengetahuan, tetapi juga kemampuan untuk mengidentifikasi peluang, menyusun strategi, dan mengambil keputusan dalam lingkungan bisnis yang semakin terhubung secara global,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa program ini menjadi jembatan penting antara dunia akademis dan industri. “Melalui Sandiaga Nation Master Class Program bersama Sandiaga Nation, SGU ingin menghubungkan pembelajaran akademik dengan tantangan nyata dunia usaha sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri,” tuturnya.
Materi program ini mencakup tiga bidang utama, yaitu strategi bisnis internasional, manajemen risiko bisnis internasional, serta pemasaran internasional dan global branding. Pada sesi strategi bisnis, peserta mempelajari lingkungan bisnis global, analisis pasar, strategi memasuki pasar baru, kesiapan ekspor, dan pengembangan model bisnis.
Sementara itu, materi manajemen risiko membahas risiko nilai tukar, aspek hukum, rantai pasok, serta perdagangan internasional. Adapun sesi pemasaran internasional dan global branding mengulas perilaku konsumen global, pemasaran lintas budaya, pengembangan merek internasional, serta strategi pemasaran digital.
Pembelajaran dalam program ini diarahkan untuk membantu peserta menyusun rencana ekspansi bisnis, rencana manajemen risiko, dan strategi pemasaran global yang aplikatif. Untuk mencapai tujuan tersebut, program ini menggabungkan lokakarya eksekutif, seminar interaktif, pembinaan bisnis (business coaching), studi kasus, diskusi kelompok, simulasi bisnis, hingga presentasi ide bisnis (business pitch).
Pendekatan interaktif tersebut memberikan kesempatan bagi peserta untuk menganalisis tantangan usaha sekaligus merumuskan strategi yang relevan. Penandatanganan MoU antara SGU dan Sandiaga Nation pun menjadi langkah konkret dalam memperkuat kemitraan kedua pihak.
Kerja sama ini berpotensi dikembangkan lebih lanjut melalui pembelajaran berbasis proyek, program magang, pendampingan praktisi, pengembangan studi kasus industri, penelitian terapan, serta konsultasi bisnis yang melibatkan mahasiswa. Melalui program ini, SGU dan Sandiaga Nation berupaya mempertemukan pendidikan internasional, pengembangan kewirausahaan, dan kebutuhan industri dalam ruang kolaborasi yang berkelanjutan.
Inisiatif tersebut diharapkan mampu mendukung kesiapan pelaku usaha dalam menghadapi persaingan global yang makin ketat. Di samping itu, kolaborasi ini juga membuka peluang pembelajaran yang lebih aplikatif dan berdampak luas bagi para mahasiswa SGU.









