JakartaVibes, Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menegaskan peran strategis gereja dalam memperkuat karakter dan toleransi masyarakat saat membuka Sidang Majelis Pekerja Lengkap (MPL) Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Wilayah (PGIW) DKI Jakarta di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, pada Senin (23/2).
“Jakarta bukan hanya pusat pemerintahan dan ekonomi nasional, tetapi juga ruang hidup yang dibangun di atas nilai, etika, serta tanggung jawab sosial.
Oleh karena itu, peran lembaga keagamaan sangat penting dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan fisik dan pembangunan karakter masyarakat,” ujarnya.
Wagub Rano menyambut baik pelaksanaan Sidang MPL PGIW sebagai wujud komitmen gereja-gereja di Jakarta untuk terus berkontribusi secara nyata dalam kehidupan bermasyarakat.
Baca Juga : Pramono Dorong Transformasi 153 Pasar, Targetkan Jadi Katalis Kota Global
Menurutnya, Sidang MPL PGIW memiliki arti strategis karena bukan sekadar agenda organisasi, melainkan forum untuk merumuskan kontribusi konkret gereja dalam menjawab berbagai dinamika kehidupan masyarakat Jakarta.
Wagub Rano menilai isu keluarga, lingkungan, dan persatuan yang menjadi fokus sidang sangat relevan dengan tantangan pembangunan ibu kota.
“Keluarga yang kuat akan melahirkan generasi berkarakter. Kepedulian terhadap lingkungan menjaga kualitas hidup kota, dan semangat persatuan menjadi fondasi utama dalam merawat keberagaman Jakarta,” jelasnya.
Wagub Rano juga menekankan Jakarta merupakan rumah bagi beragam suku, agama, dan latar belakang budaya.
Jakarta Rumah Bagi Keberagaman
Dalam konteks tersebut, gereja diharapkan terus menanamkan nilai kasih, toleransi, dan saling menghormati, sekaligus menghadirkan solusi nyata atas berbagai persoalan sosial, mulai dari pendidikan, kesehatan keluarga, hingga pendampingan generasi muda.
“Jakarta tumbuh menjadi kota yang merayakan kemajemukan dengan penuh rasa syukur.
Keberagaman bukan untuk ditoleransi sekadarnya, melainkan harus dirayakan sepenuh hati sebagai identitas dan kebanggaan Jakarta,” paparnya.
Untuk memastikan peran tersebut terus terjaga, Wagub Rano menilai sinergi antara PGIW dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadi hal penting, terlebih menjelang rencana pergantian kepengurusan PGIW pada November mendatang.
“Saya berharap proses pergantian kepengurusan ini berjalan dengan baik dan menghadirkan kepemimpinan yang solid serta responsif terhadap dinamika Jakarta.
Ini bukan sekadar perubahan struktur, tetapi momentum untuk memperkuat arah pelayanan agar tetap relevan dan berdampak,” pungkasnya.









