JakartaVibes.com, Tangerang – Swiss German University (SGU) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pendidikan tinggi bertaraf global. Hal ini dibuktikan melalui konsistensi institusi dalam memberangkatkan puluhan mahasiswa setiap tahunnya untuk mengikuti program gelar ganda (double degree) dan pertukaran pelajar (student exchange) di berbagai universitas mitra terkemuka di Eropa serta Asia.
Langkah nyata tersebut kembali direalisasikan lewat acara pelepasan atau Farewell Ceremony yang dihelat pada Kamis (6/8). Acara ini secara khusus melepas para mahasiswa Program Studi Pengelolaan Perhotelan dan Bisnis Kuliner Internasional (Hotel and Tourism Management dan International Culinary Business) yang akan menjalani studi gelar ganda selama satu tahun di International Management Institute (IMI) Switzerland.
Acara pelepasan ini turut dihadiri secara daring oleh Dekan Akademik IMI Switzerland, Anthimos Georgiou. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kemitraan strategis yang telah terjalin lama dengan SGU sekaligus menyambut hangat para mahasiswa yang akan segera menimba ilmu di Swiss.
Selain mendalami ilmu di salah satu institusi pendidikan perhotelan terbaik di Swiss, mahasiswa SGU juga memiliki kesempatan emas untuk merintis jalur profesional di negara tersebut. Pemerintah Swiss menyediakan Young Professionals Program yang memungkinkan para lulusan memenuhi syarat untuk mendaftar secara mandiri demi memperoleh visa kerja hingga 18 bulan.
Program ini terbuka lebar guna mengakselerasi pengembangan karier internasional lulusan selepas merampungkan studinya. Rektor Swiss German University, Assoc. Prof. Dr. Dipl.-Ing. Samuel P. Kusumocahyo, menegaskan bahwa pengalaman menempuh pendidikan di luar negeri merupakan elemen esensial dalam melahirkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap dinamika global.
“Di Swiss German University, pengalaman internasional bukan sekadar pilihan, melainkan pilar utama komitmen kami dalam mempersiapkan lulusan yang kompetitif di kancah global. Setiap tahun, kami secara konsisten memberangkatkan puluhan mahasiswa ke universitas mitra di Eropa guna merasakan langsung atmosfer akademik internasional, memperluas cakrawala berpikir, serta mematangkan kesiapan karier mereka di masa depan,” tutur Samuel.
Ia juga memaparkan keunggulan komparatif SGU, di mana seluruh mahasiswanya telah terbiasa menggunakan bahasa Inggris sebagai pengantar perkuliahan sejak hari pertama. Bekal linguistik ini membebaskan mahasiswa dari kewajiban mengikuti Studienkolleg saat melanjutkan studi di universitas mitra luar negeri, sehingga masa transisi akademik dapat berlangsung secara jauh lebih efisien.
Selain Swiss, SGU secara rutin tiap tahunnya mengirimkan mahasiswa ke pelbagai universitas mitra di Jerman, di antaranya:
- Fachhochschule Südwestfalen
- Hochschule Albstadt-Sigmaringen
- Ernst-Abbe-Hochschule Jena
- Technische Hochschule Lübeck
- Hochschule Stralsund
- Technische Hochschule Aschaffenburg
Tidak terbatas di Benua Biru, SGU turut memperluas peta jejaring globalnya ke kawasan Asia melalui kolaborasi bersama Ming Chuan University, Taiwan. Kerja sama ini memberi ruang bagi mahasiswa untuk mengikuti program pertukaran pelajar dan menyerap pengalaman multikultural dalam ekosistem pendidikan tinggi internasional.
Kesempatan emas ini terbuka bagi mahasiswa dari beragam program studi yang bernaung di bawah tiga fakultas utama SGU, yakni:
- Fakultas Teknik dan Teknologi Informasi (Faculty of Engineering and Information Technology)
- Fakultas Bisnis dan Komunikasi (Faculty of Business and Communication)
- Fakultas Ilmu Hayati dan Teknologi (Faculty of Life Sciences and Technology)
Selama lebih dari dua dekade, SGU secara konsisten memegang teguh standar mutu internasional melalui penerapan kurikulum berbahasa Inggris, aliansi global dengan universitas terkemuka dunia, serta pelibatan aktif dunia industri. Dedikasi ini kian mengukuhkan posisi SGU sebagai salah satu perguruan tinggi terdepan di Indonesia yang sukses mencetak talenta global siap karya di tingkat internasional. (RAM)









