Pramono dan Rano Pastikan Satpam Tetap Bekerja, Pemprov DKI Dukung Penegakan Aturan Lalu Lintas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno kompak memastikan petugas keamanan (satpam) yang terlibat cekcok dengan pengemudi mobil Toyota Alphard

JakartaVibes.com, JakartaGubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno kompak memastikan petugas keamanan (satpam) yang terlibat cekcok dengan pengemudi mobil Toyota Alphard di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, tetap bekerja dan tidak akan diberhentikan. Keduanya menilai satpam tersebut menjalankan tugasnya dalam menjaga keselamatan pejalan kaki dan ketertiban lalu lintas.

Gubernur Pramono mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menelusuri peristiwa tersebut melalui rekaman CCTV yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta. Menurutnya, rekaman yang tersedia memberikan gambaran yang lebih utuh dibandingkan video yang beredar di media sosial.

“Saya menonton secara berkali-kali rekaman CCTV di lokasi penyeberangan antara Hotel Pullman dan Grand Hyatt. Dari data CCTV yang kami miliki, rekamannya jauh lebih lengkap daripada yang viral. Untuk nasib satpam, saya meminta agar tidak dipecat atau diberhentikan. Justru yang bersangkutan menjalankan tugasnya dengan sangat baik,” ujar Pramono, Jumat (24/7).

Berdasarkan hasil penelusuran tersebut, Pramono menyebut kendaraan Toyota Alphard terlihat melanggar lampu lalu lintas saat pejalan kaki sedang menggunakan pelican crossing.

“Terlihat bahwa mobil Alphard itulah yang melanggar. Kami juga mendapatkan laporan bahwa kendaraan tersebut menggunakan pelat nomor palsu,” katanya.

Baca Juga : Pramono Apresiasi Kolaborasi BAZNAS (BAZIS) dan Swasta Percepat Pemulihan Kawasan Pascakebakaran di Pela Mampang

Ia menegaskan, apabila proses penyelesaian secara persuasif tidak dapat dilakukan, maka aparat penegak hukum diharapkan menindak pihak yang melakukan pelanggaran sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kalau kemudian ini tidak bisa diselesaikan secara baik, tentu yang melakukan pelanggaran harus diberikan sanksi sesuai aturan,” tegasnya.

Pramono kembali menegaskan bahwa satpam tersebut telah menjalankan tugasnya dengan benar sehingga tidak ada alasan untuk memberhentikannya.

“Sekali lagi saya minta satpam tersebut tidak dipecat dan tetap bekerja seperti biasa karena dia menjalankan tugasnya,” imbuhnya.

Senada dengan Gubernur Pramono, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memastikan persoalan tersebut telah ditangani dan menegaskan bahwa satpam yang terlibat tidak akan kehilangan pekerjaannya.

Baca Juga : Pemprov DKI Tegaskan Larangan Kendaraan Dinas Dipakai Mudik, Pelanggar Terancam Sanksi

“Sudah, sudah dijawab, sudah selesai permasalahannya itu,” ujar Rano di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat.

Rano berharap seluruh pihak dapat melihat persoalan secara utuh agar penyebab terjadinya insiden tersebut dapat dipahami dengan baik.

“Mudah-mudahan bisa ditemukan di mana letak miskomunikasinya,” katanya.

Ia juga membantah kabar yang menyebut petugas keamanan tersebut akan diberhentikan akibat insiden tersebut.

“Enggak. Saya jamin tidak,” tegas Rano.

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan mobil Toyota Alphard menerobos lampu merah di pelican crossing depan Hotel Pullman, Jakarta Pusat, beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, seorang petugas keamanan menegur pengemudi kendaraan hingga terjadi adu mulut.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu membenarkan adanya dugaan pelanggaran lalu lintas tersebut. Menurutnya, insiden bermula ketika kendaraan menerobos lampu merah saat pejalan kaki sedang menyeberang di pelican crossing.

“Pengendara mobil menerobos lampu merah di penyeberangan depan Hotel Pullman,” ujar Braiel.

Ia menjelaskan, petugas keamanan kemudian menegur pengemudi dengan menggebrak kaca kendaraan. Teguran tersebut memicu cekcok karena pengemudi merasa tidak terima.

“Kemudian satpam menegur pengendara dengan menggebrak kaca mobil. Pengendara mobil tidak terima dengan tindakan sekuriti tersebut dan terjadi cekcok mulut,” jelas Braiel.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *