JakartaVibes.com, Jakarta – Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kota Administrasi Jakarta Utara memperketat pengawasan pangan segar hasil pertanian dan peternakan di sejumlah pasar tradisional dan pasar swalayan menjelang Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahan pangan yang beredar di masyarakat aman, sehat, dan layak dikonsumsi.
Kepala Suku Dinas KPKP Kota Administrasi Jakarta Utara, Novy Christine Palit, mengatakan pengawasan pangan merupakan kegiatan rutin yang semakin diintensifkan menjelang hari besar keagamaan guna memberikan perlindungan kepada masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan.
“Melalui kegiatan ini kami memastikan kualitas pangan tetap terjaga. Selain itu, kami juga memantau stabilitas harga serta ketersediaan pasokan bahan pangan di pasar tradisional maupun swalayan,” ujar Novy, Jumat (6/3).
Pengawasan dilakukan di lima lokasi di wilayah Jakarta Utara, yaitu Pasar Mandiri Kelapa Gading, Pasar Hibrida Kelapa Gading, Pasar Kalibaru Cilincing, Superindo Sport Mall Kelapa Gading, serta Daily Food Hall Mall of Indonesia (MOI) Kelapa Gading.
Baca Juga : Hujan Ekstrem Picu Banjir di Jakarta, Pramono Kerahkan 1.200 Pompa Air
Fokus Komoditi Segar Jelang Hari Raya
Kepala Seksi Pertanian dan Ketahanan Pangan Sudin KPKP Jakarta Utara, Gusti Arvianty, menjelaskan pengawasan difokuskan pada komoditas pangan segar yang banyak dikonsumsi masyarakat, baik dari sektor pertanian maupun peternakan.
Produk yang diperiksa antara lain daging ayam, daging sapi, ati ampela, dan kikil. Selain itu, petugas juga memeriksa berbagai produk pertanian seperti beras, cabai, sayur-mayur, hingga buah-buahan seperti apel dan anggur.
“Setiap sampel yang diambil langsung diuji di lokasi menggunakan dua mobil laboratorium keliling milik Dinas KPKP DKI Jakarta sehingga hasil pengujian dapat diketahui dengan cepat,” jelas Gusti.
Ia merinci, di Pasar Mandiri Kelapa Gading petugas menguji 13 sampel yang terdiri dari sembilan produk pertanian dan empat produk peternakan.
Di Pasar Hibrida Kelapa Gading dilakukan pengujian terhadap 11 sampel, meliputi delapan produk pertanian dan tiga produk peternakan.
Sementara itu, di Pasar Kalibaru Cilincing diperiksa 10 sampel, terdiri dari tujuh produk pertanian dan tiga produk peternakan.
Baca Juga : Pramono Tinjau Longsor TPST Bantargebang, Perintahkan Normalisasi Sungai Ciketing
Di Superindo Sport Mall Kelapa Gading diuji 12 sampel, yakni sembilan produk pertanian dan tiga produk peternakan.
Sedangkan di Daily Food Hall MOI Kelapa Gading diuji 11 sampel, terdiri dari sembilan produk pertanian dan dua produk peternakan.
“Secara keseluruhan terdapat 57 sampel pangan yang diuji, terdiri dari 42 sampel produk pertanian dan 15 produk peternakan.
Hasil pengujian menunjukkan seluruh sampel negatif dari kandungan bahan berbahaya sehingga dinyatakan aman untuk dikonsumsi,” ungkapnya.
Salah seorang pedagang di Pasar Mandiri Kelapa Gading, Komariah (45), mengapresiasi kegiatan pengawasan yang dilakukan petugas karena memberikan rasa aman bagi pedagang maupun pembeli.
“Kegiatannya sangat positif. Alhamdulillah semua produk aman, dan sejauh ini tidak ada kenaikan harga yang terlalu signifikan.
Hanya beberapa komoditas seperti cabai yang masih di atas Rp100 ribu per kilogram, sementara yang lainnya relatif stabil,” ujarnya.
Melalui pengawasan ini, Pemprov DKI Jakarta berharap masyarakat dapat berbelanja dengan tenang karena bahan pangan yang beredar di pasar telah melalui pemeriksaan dan dinyatakan aman serta layak konsumsi menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 H









