Penguatan Kompetensi SDM Digital, Swiss German University Gelar Seminar Publik Bersama BSSN

Foto: Swiss German University (SGU) mengawali perkuliahan jenjang pascasarjana tahun akademik 2026/2027 dengan menyelenggarakan seminar publik bertajuk Master Orientation Day 2026, Sabtu (12/9/2026). (Istimewa)

JAKARTAVIBES.COM, TANGERANG – Swiss German University (SGU) mengawali perkuliahan jenjang pascasarjana tahun akademik 2026/2027 dengan menyelenggarakan seminar publik bertajuk Master Orientation Day 2026.

Acara yang memadukan pertemuan tatap muka dan daring pada Sabtu, 12 September 2026, ini memusatkan perhatian pada pembekalan perspektif strategis mahasiswa baru dalam merespons disrupsi teknologi dan ketahanan digital nasional.

Pemaparan utama disampaikan oleh Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Letjen TNI (Purn.) Drs. Nugroho S. Budi, M.M., M.Han.

Dalam diskusinya, Nugroho menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia lintas disiplin dalam menghadapi eskalasi ancaman siber global, strategi penanganan perang asimetris, serta pemanfaatan teknologi terkini seperti komputasi kuantum, kecerdasan buatan, dan kriptografi pascakuantum (post-quantum cryptography).

Rektor Swiss German University, Assoc. Prof. Dr. Dipl.-Ing. Samuel P. Kusumocahyo, menegaskan relevansi pendidikan tinggi dengan kebutuhan praktis dunia industri saat membuka forum tersebut.

“Pendidikan magister merupakan bagian penting dari proses pengembangan kompetensi yang berkelanjutan. Di tengah perubahan teknologi dan dunia profesional yang semakin dinamis, mahasiswa perlu memiliki tidak hanya pengetahuan yang kuat, tetapi juga kemampuan untuk beradaptasi, berpikir strategis, dan terus belajar. Melalui berbagai pengalaman pembelajaran di SGU, kami ingin mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan tersebut,” tutur Samuel.

Dalam operasional akademiknya, perguruan tinggi ini memfasilitasi mahasiswa melalui sembilan konsentrasi magister pada Fakultas Teknik dan Teknologi Informasi serta Fakultas Bisnis dan Komunikasi.

Fasilitas ini diperluas dengan penerapan skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) guna memudahkan para profesional mengonversi pengalaman kerja lapangan menjadi pengakuan capaian pembelajaran jenjang strata dua.

Seminar interaktif yang dipandu langsung oleh Ketua Program Studi Magister Teknologi Informasi SGU, Dr. Ir. Eka Budiarto, S.T., M.Sc., ditutup dengan sesi eksplorasi isu bersama peserta. Forum ini diharapkan mampu membentuk pola pikir lulusan magister yang kritis, adaptif, serta responsif terhadap perubahan tata kelola digital di tingkat nasional maupun internasional. (RAM)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *