34 Mahasiswa SGU Lanjutkan Studi ke South Jerman

Foto: Rektor Swiss German University (SGU), Assoc. Prof. Dr. Dipl-Ing. Samuel P. Kusumocahyo (Istimewa)

JakartaVibes.com, Tangerang – Rata-rata siswa Sekolah Menengah Pertama (SMA) beranggapan melanjutkan kuliah di luar negeri hanyalah mimpi belaka.

Namun, bagi mahasiswa Swiss German University (SGU), pengalaman akademik internasional justru jadi bagian dari perjalanan kuliah mereka sejak awal.

Melalui acara daring yakni “SGU Goes To Germany”, Swiss German University secara resmi melepas 34 mahasiswa ke Jerman.

Mereka akan melanjutkan studi double degree ke South Westphalia University, Soest, Jerman.

Baca Juga: Pemkot Jakarta Timur Tutup Akses Ilegal Hutan Kota Cawang

Para mahasiswa yang berangkat berasal dari berbagai program studi strategis.

Mulai dari Mechatronics hingga Business Accounting.

Dimana para mahasiswa akan menjalani fase studi internasional sekaligus meraih dua gelar sarjana.

Bagi mereka, ini bukan sekadar pertukaran pelajar, melainkan langkah awal menuju karier global.

Momentum pelepasan ini menjadi pengingat bahwa di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat.

Saat ini, pengalaman internasional bukan lagi nilai tambah, melainkan kebutuhan.

Negara-negara maju kini mencari lulusan yang tidak hanya kuat secara akademi.

Akan tetapi juga memiliki kemampuan lintas budaya, adaptasi global, dan pengalaman nyata di lingkungan internasional.

SGU Pioneer Pendidikan Internasional

Sejak berdiri pada tahun 2000, SGU telah memposisikan diri sebagai pionir pendidikan internasional di Indonesia.

Ribuan alumni telah dikirim untuk menempuh double degree dan magang profesional di berbagai negara, terutama Jerman dan Swiss, dua negara dengan reputasi kuat dalam teknologi, industri, dan inovasi.

Setiap tahunnya, ratusan mahasiswa SGU berangkat ke luar negeri, termasuk ke Taiwan, menjadikan pengalaman global sebagai bagian terintegrasi dari sistem pendidikan, bukan sekadar program tambahan.

Saat ini, SGU menyelenggarakan beragam program studi S1 dan S2 yang berada di bawah tiga fakultas utama, yaitu Faculty of Life Sciences and Technology, Faculty of Business and Communications, serta Faculty of Engineering and Information Technology.

Rektor SGU, Assoc. Prof. Dr. Dipl-Ing. Samuel P. Kusumocahyo, menegaskan bahwa program double degree SGU dirancang untuk menjawab kekhawatiran terbesar orang tua dan siswa, bagaimana memastikan pendidikan yang relevan dengan masa depan.

“Banyak orang tua ingin anaknya siap menghadapi dunia global, tetapi tidak semua tahu jalannya. Di SGU, jalur itu sudah kami bangun sejak lebih dari dua dekade lalu.”

“Mahasiswa tidak perlu menunggu lulus untuk merasakan pendidikan internasional mereka menjalaninya langsung sebagai bagian dari kuliah. Inilah investasi pendidikan yang berdampak jangka panjang.” paparnya, Jumat (27/2/2026).

Acara “SGU Goes To Germany” juga menghadirkan sesi pembekalan komprehensif, mulai dari kesiapan akademik, adaptasi budaya, hingga gambaran kehidupan mahasiswa di Jerman.

Hal ini penting untuk memastikan mahasiswa tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dan berprestasi di lingkungan internasional.

Bagi siswa SMA yang sedang menentukan pilihan kuliah, keberangkatan puluhan mahasiswa ini menunjukkan satu hal penting, yakni keputusan memilih universitas hari ini akan menentukan peluang global di masa depan.

Di saat banyak lulusan bersaing di pasar kerja lokal, mahasiswa SGU telah membangun jaringan internasional, pengalaman lintas negara, serta pemahaman industri global bahkan sebelum wisuda.

Dengan konsistensi mengirim mahasiswa ke luar negeri setiap tahun, SGU terus memperkuat reputasinya sebagai universitas internasional terdepan di Indonesia tempat di mana perjalanan dari ruang kelas menuju panggung dunia benar-benar dimulai. (RAM)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *